Fokus Keselamatan: SMD Kembangkan Emergency Planning

BENTENG - Menyadari bahwa bisnis di sektor jasa underwater penuh risiko, maka Selayar Marine Dive (SMD) mencoba meminimalkan risiko dengan mengembangkan Emergency Planning sekiranya terjadi insiden dalam kegiatan penyeleman atau kecelakaan dalam snorkeling dan kegiatan kepariwisataan di sektor bahari lainnya.

Menurut Divisi Marketing SMD, Mulyadi dalam keterangannya kepada media di Benteng, Jum'at (09/11) bahwa salah satu fokus lembaganya dalam memberikan layanan jasa yaitu mengelola kemungkinan-kemungkinan jika terjadi risiko kepada pelanggan.

"Kita tidak berharap terjadi sesuatu, tetapi jika pun terjadi sesuatu kita semua pelaku wisata siap dengan skenario-skenario penyelamatan yang paling mungkin bisa dilakukan. Atas kerangka pikir itulah kami mencoba menyusun emergency planning" pengkas alumni Universitas Gadjah Mada ini.

Di samping menyiapkan emergency planning, SMD mendorong peningkatan kapasitas bagi pemandu-pemandunya baik underwater maupun land tour.

"Alhamdulillah, kita punya pemandu dengan kualifikasi Divemaster lisensi PADI: 1 orang, SSI: 1 orang, ADS International: 1 orang, dan 3 orang sedang proses DM Training PADI. Selebihnya kita punya pemandu land tour 4 orang yang tersertifikasi" ujarnya.


Latest
Previous
Next Post »